URGENSI MANAJEMEN WAKTU BAGI KITA

Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien (Wikipedia). Sehingga pendekatan terkait definisi manajemen waktu ialah merupakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan produktivitas waktu. Waktu menjadi salah satu sumber daya unjuk kerja. Sumber daya yang mesti dikelola secara efektif dan efisien. Efektifitas terlihat dari tercapainya tujuan menggunakan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Dan efisien tidak lain mengandung dua makna,yaitu: makna pengurangan waktu yang ditentukan, dan makna investasi waktu menggunakan waktu yang ada.


Islam amat mementingkan perihal waktu. Seorang muslim tidak pantas menunggu dimotivasi oleh orang lain untuk mengatur waktunya. Allah Azza wajallah telah mengingatkan kita akan pentingnya watu dengan beberapa kali menyebutkannya dalam Kitab Alquran. Islam menganggap pemahaman tentang waktu sebagai salah satu indikator keimanan dan bukti ketaqwaan, Allah berfirman : “sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa”(QS Yunus: 6). Dalam beberapa ayat quran juga banyak disinggung tentang sumpah Allah yang menekankan pada pentingnya waktu dan keagungannya.beberapa ayat tersebut ialah:
• “demi malam apabila menutupi (cahaya siang), dan malam apabila terang benderang”. (QS Al Lail: 1-2)
• “Demi fajar dan malam yang sepuluh”. (QS. Al Fajr: 1-2)
• “Demi waktu matahari sepenggalan naik, dan demi malam apabila telah sunyi”. (QS Ad Dhuha: 1-2)
• “Demi masa, Sesungguhnya manusia benar-benar dalam keadaan merugi”.(QS. Al Ashr: 1-2)
Dan sebagainya.
Selain itu, nabi Muhammad dalam sunnahnya juga beberapa kali menyinggung pentingnya waktu. Seperti hadist yang diriwayatkan At Turmudzi dalam As-sunan: Rosulullah bersabda : “dua telapak kaki hamba tidak akan bergeser dari tempatnya pada hari kiamat nanti, sehingga ditanya tentang empat hal: Tentang umurnya, dalam hal apa ia habiskan? Tentang masa mudanya, dalam hal apa ia binasakan? Tentang hartanya, darimana diperoleh dan dalam hal apa diinfakkan? Serta tentang ilmunya, apa yang dia lakukan dengannya?. Hadist lain seperti yang diriwayatkan oleh Al Hakim dalam al Mustadrak mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “gunakan lima hal sebelum datangnya lima hal: masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum jatuh sakit, masa kayamu sebelum masa fakirmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, masa hidupmu sebelum sampai ajalmu.”.
Jika kita perhatikan, syiar-syiar islam juga menegaskan urgensi dan nilai waktu. Islam menempatkan ibadah ritual dengan pembagian waktu yang jelas dengan batas-batas tertentu. Seperti sholat wajib lima waktu yang penempatan waktunya selaras dengan aktivitas manusia. Hal ini secara tidak langsung memaksa umat islam untuk memberi perhatian lebih tentang penggunaan waktu.
Menurut Yusuf Qardhawi, mengapa begitu pentingnya umat Islam mempelajari manajemen waktu, adalah karena hal-hal sebagai berikut:
• Ajaran Islam begitu besar perhatiannya terhadap waktu, baik yang diamanatkan dalam Al Qur’an maupun As Sunnah;
• Dalam sejarah orang-orang Muslim generasi pertama, terungkap, bahwa mereka sangat memperhatikan waktu dibandingkan generasi berikutnya, sehingga mereka mampu menghasilkan sejumlah ilmu yang bermanfaat dan sebuah peradaban yang mengakar kokoh dengan panji yang menjulang tinggi;
• Kondisi real, kaum Muslimin, belakangan ini justru berbalikan dengan generasi pertama dahulu, yakni cenderung lebih senang membuang-buang waktu, sehingga kita tidak mampu berbuat banyak dalam menyejahterakan dunia sebagaimana mestinya, dan tidak pula berbuat untuk akhirat sebagaimana harusnya, dan yang terjadi adalah sebaliknya, kita meracuni kehidupan dunia dan akhirat sehingga tidak memperoleh kebaikan dari keduanya.

Cara di bawah ini mungkin sedikit banyak membantu agar manajemen waktu kita lebih efektif:
- Tetapkan tujuan dan cita-cita hidup anda( Target ).
agar hidup lebih bermakn, seharusnya kita sebagai umat manusia memiliki keinginan tertentu yang harus kita capai sebelum ajal menjemput kita. Tujuan dan cita-cita hidup harus kita tetapkan sedini mungkin agar waktu pencapaiannya mencukupi intuk meraihnya. Dan yang terpenting tujuan dan cita-cita kita harus realistis dan jelas.

- Lakukan perencanaan.
Untuk mencapai tujuan dan cita-cita yang telah kita tentukan. Hal terpenting setelah itu ialah menetapkan langkah-langkah apa untuk menuju ke tujuan kita. Langkah-langkah ini tentunya harus sistematis dan realistis untuk melakukannya. Langkah-langkah ini terangkum dalam perencanaan jangka panjang dan rencana jangka pendek.

- Tetapkan skala prioritas.
Setelah tahapan sebelumnya tercapai, tetapkan dan tentukan dari beberapa langkah tersebut mana yang paling penting dan paling mendesak.

- Luangkan waktu.
Meskipun kita memiliki sejumlah rencana yang akan segera direalisasikan. Kita juga harus sadar bahwa diri kita juga butuh penyegaran, rekreasi untuk me-refresh pikiran dan tubuh kita. Luangkan waktu untuk break sejenak melepas kepenatan dan kejenuhan rutinitas yang kita lakukan. Namun jangan lupa sehingga waktu luang yang kita luangkan tidak sampai berpengaruh pada menurunnya produktifitas kita.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: